Lewati ke konten utama
Bisa Baik Bersama Bisa Baik Bersama
Pemandangan udara desa pesisir Indonesia saat fajar.

Hadir di komunitas. Berlanjut lewat pasar.

Dampak kami terbaca dari disiplin pelaksanaan, integritas exit, dan apakah sumber penghidupan masih menghasilkan setelah kami pergi. Di bawah ini: di mana kami bekerja, pada apa kami berkontribusi, dan bagaimana kami menilai hasilnya bertahan.

Bekerja di seluruh Indonesia, dengan jangkauan hingga Türkiye.

Indonesia bagian barat

  • Jakarta
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Lampung
  • Sumatera Selatan

Indonesia bagian tengah

  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • NTB

Indonesia bagian timur

  • NTT
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku

Internasional

  • Türkiye
  • Adıyaman dan Hatay
Pelaku UMKM Indonesia menyiapkan biji kopi premium untuk dipasarkan.

Dampak bertahan selama pasar terus membayar.

Di balik tiap program unggulan ada jaringan produsen UMKM, koperasi, dan lembaga komunitas yang berpenghasilan dari sistem yang ikut kami bangun. Keberlanjutan itulah definisi kerja kami tentang dampak.

Berpijak pada SDG 8 dan SDG 12.

Pendekatan kami berakar pada dua tantangan pembangunan yang benar-benar bisa kami gerakkan: keberlanjutan ekonomi pascaprogram dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab.

8

SDG 8

Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Memperkuat penghidupan pascaprogram lewat UMKM, keterlibatan pemuda, dan akses pasar.

  • 8.2 Meningkatkan produktivitas ekonomi lewat diversifikasi, peningkatan mutu, dan kesiapan pasar UMKM.
  • 8.3 Memperkuat kewirausahaan dan pertumbuhan UMKM lewat dukungan pelaksanaan dan akses pasar.
  • 8.6 Melibatkan pemuda dalam kegiatan ekonomi produktif melalui usaha berbasis komunitas.
  • 8.9 Mendukung ekonomi lokal berbasis komunitas yang terhubung dengan budaya dan produk setempat.
  • 8.a Memperluas akses pasar domestik dan ekspor sebagai bagian keberlanjutan pascaprogram dan jalur Aid for Trade.
12

SDG 12

Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab

Menanamkan praktik ekonomi sirkular berbasis komunitas untuk menekan sampah dan meningkatkan efisiensi sumber daya.

  • 12.2 Mendorong penggunaan sumber daya yang efisien lewat sistem ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah.
  • 12.3 Menekan susut dan sampah pangan dalam konteks komunitas dan rantai pasok lokal.
  • 12.5 Mengurangi timbulan sampah secara signifikan lewat pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan penggunaan ulang.
  • 12.8 Membangun kesadaran dan kemampuan warga untuk konsumsi dan produksi berkelanjutan.

Sinyal, bukan slogan.

Mutu pelaksanaan

Disiplin eksekusi, dibaca dari tonggak yang tercapai, akuntabilitas yang dijaga, dan risiko yang benar-benar ditutup.

Kesiapan transisi

Kekuatan kelembagaan, tata kelola, dan kepemimpinan lokal yang diukur tepat pada titik exit.

Keberlanjutan pascaprogram

Akses pasar, sumber penghidupan, dan keberlanjutan operasional setelah masa hibah berakhir.